This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

POTENSI PERTANIAN KABUPATEN WONOGIRI

Waduk Gajah Mungkur Wonogiri salah satu sumber pengairan lahan pertanian.
Kabupaten Wonogiri memiliki potensi bidang pertanian yang cukup lengkap, mulai dari pertanian, perkebunan dan tanaman hortikultura lainnya. Kabupaten Wonogiri memiliki luas wilayah 182.236,02 Hektar dengan perincian penggunaan lahan sebagai berikut :
  1. Lahan untuk sawah seluas 32.569 Ha (17,88%)
  2. Lahan untuk tegal seluas 88.638 Ha (48,85%)
  3. Lahan bukan pertanian seluas 37.925 Ha (20,82%)
  4. Lahan Hutan Rakyat seluas 4.370 Ha (2,40%)
  5. Lahan Hutan Negara seluas 17.662 Ha (9,69%)
Penggunaan tanah untuk lahan sawah kebanyakan dijumpai di dataran banjir, dataran alluvial serta kaki perbukitan. Penggunaan tanah untuk lahan bukan sawah terutama untuk lahan tegal menempati hampir sebagian besar wilayah Kabupaten Wonogiri. Penggunaan lahan tegal umumnya ditanami dengan jenis tanaman ketela pohon, jagung, kedelai dan padi gogo. Sedangkan hutan rakyat menyebar secara luas pada perbukitan- perbukitan yang ada dengan berbagai macam jenis tanaman seperti pohon jati, pinus, sono keling dan mahoni. Sedangkan penggunaan tanah untuk lahan bukan pertanian untuk banguan dan pekarangan. Dengan kondisi geografis sebagaimana uraian diatas Kabupaten Wonogiri mempunyai nilai cukup strategis dan memiliki peranan yang sangat penting dalam proses pertumbuhan wilayah di Jawa Tengah, Kabupaten Wonogiri akan dapat berperan: 
  1. Secara Wilayah, sebagai wilayah pengembangan, pelayanan dan kawasan andalan bagian selatan Jawa dengan daya dukung sumberdaya alam yang sangat potensial, terutama produksi sektor pertanian (tanaman pangan, perikanan, peternakan, dan perkebunan); 
  2. Secara Regional, Kabupaten Wonogiri sangat mudah berintegrasi dengan pusat wilayah pengembangan lainnya di Provinsi Jawa Tengah; 
  3. Secara Nasional Kabupaten Wonogiri merupakan penyuplai komoditas terbaik untuk sektor pertanian khususnya ternak sapi besar, jagung, ubi kayu, ikan dan kacang mete. 
Produksi tanaman pangan unggulan (Padi, Jagung, Kedelai, Kacang Tanah, Ketela, Kacang Hijau, Ubi Kayu, Ubi Jalar, Sorghum) dan tanaman buah-buahan unggulan dipengaruhi oleh musim. Luas area panen dan produksi tanaman pangan, buah-buahan unggulan sebagai berikut :

Luas Area Panen dan Produksi Tananam Pangan
Tahun 2016 dan Tahun 2017

No
Komoditi
Luas Panen (Ha)
Rata2 (kw/Ha)
Produksi
(Ton)
2016
2017
2016
2017
2016
2017
1
 Padi
78.253
78.271,6
54,31
56,21
424.991
439.996
2
Jagung
57.786
44.531,0
60,13
55,97
347.484
249.238
3
Kedelai
8.819
5.869,8
14,07
13,79
12.411
8.094
4
Kacang Tanah
31.487
28.632,7
13,17
13,48
41.456
38.606
5
Kacang Hijau
166
134,3
10,70
10,74
178
144
6
Ubi Kayu
52.666
46.929,0
204,39
196,68
1.076.426
923.002
7
Ubi Jalar
145
48,7
200,35
204,72
2.895
997
8
Sorghum
205
103,0
25,46
24,88
522
256

Sumber : Dipertan dan Pangan, tahun 2017

Produktifitas Tanaman Buah-Buahan Unggulan
Tahun 2016 dan Tahun 2017

No
Tanaman
Jumlah (Pohon)
Berbuah  (Pohon)
Produktivitas (Kg/pohon)
Produksi
(Kw)
2016
2017
2016
2017
2016
2017
2016
2017
1
Mangga
592.559
589.614
66.811
278.205
51
78,8
34.246
219.321
2
Durian
150.638
147.820
36.677
51.520
66
81,3
24.254
41.913
3
Rambutan
277.875
274.427
111.823
168.631
31
67,6
34.602
114.135
4
Pisang
743.956
751.899
391.754
378.262
52
71,3
43.475
269.923
5
Mlinjo
427.942
414.346
100.369
148.511
43
37,5
43.475
55.734
6
Alpukat
32.281
35.896
12.955
11.293
95
113,7
12.250
12.844

Sumber : Dipertan dan Pangan, tahun 2017

Demikian sebagian data Potensi Pertanian Kabupaten Wonogiri. Semoga Bermanfaat.

POTENSI TAMBANG KABUPATEN WONOGIRI
KONDISI GEOGRAFIS DAN DEMOGRAFIS KABUPATEN WONOGIRI
Share:

POTENSI TAMBANG KABUPATEN WONOGIRI

Kekayaan Alam Kabupaten Wonogiri 
Berdasarkan Lampiran Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 pada huruf CC Pembagian Urusan Pemerintahan Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral bahwa Pemerintah Kabupaten tidak mempunyai kewenangan baik pada bidang geologi, mineral dan batubara, minyak dan gas bumi, ketenagalistrikan, energi baru terbarukan (kewenangan sebatas penerbitan izin pemanfaatan langsung panas bumi dalam daerah kabupaten), semua menjadi kewenangan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi. Adapun potensi energi dan sumberdaya mineral di Kabupaten Wonogiri maupun investor dibidang pertambangan dapat diinformasikan sebagai berikut :

Wonogiri memiliki wilayah karst seluas 338,74 km2 atau 18,6% dari luas Kabupaten Wonogiri, yang tersebar di 5 (lima) kecamatan, yaitu Pracimantoro, Eromoko, Giritontro, Giriwoyo dan Paranggupito. Kawasan Karst Wonogiri merupakan bagian dari Kawasan Karst Pegunungan Sewu yang membentang di tiga Kabupaten, yaitu Gunungkidul, Wonogiri dan Pacitan Kawasan terdiri dari Kawasan Karst berkembang baik seluas 239,77 km2 atau 13,2% dari luas Kabupaten Wonogiri dan kawasan berkembang sedang seluas 98,97 km2 atau 5,4% dari luas Kabupaten Wonogiri. Pada saat ini dikembangkan sebagai kawasan obyek penelitian dan wahana pendidikan dan telah didirikan Museum Karst Dunia terletak di desa Gebangharjo Kecamatan Pracimantoro.

Hasil Pertambangan unggulanyaitu galena, kalsit, andesit, tras, batu gamping, tanah liat dan batu pasir. 

Berdasarkan hasil penelitian dan survey kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Wonogiri dengan Badan Survey Geologi Bandung di Wonogiri jenis potensi bahan galian logam dan non logam yang potensial untuk dikelola yaitu sebagai berikut:

Tabel Potensi Tambang Kabupaten Wonogiri 
No.
Jenis Galian
Kandungan Potensi
Lokasi
1.
EMAS
Total bijih yang mengandung emas yaitu sekitar 1.500.000 ton, dengan kadar antara 40 ppb sampai paling tinggi 2.384 ppb,
Kec. Selogiri, Jatiroto, Karangtengah
2.
TEMBAGA
30.000 ppm dengan mineral pendukung berupa Pb, Zn, Ag dan Au. Kandunagn sekitar 66.124 ton
Kec. Jatiroto, Tirtomoyo,
Karangtengah
3
GALENA
Mulai 18,4 ppm sampai dengan 42.000 ppm dengan mineral penyerta Zn dan Cu. Perkiraan kandungan potensi timbal 528.933 ton, Seng 932.966 ton
Kec. Karangtengah, Tirtomoyo, Kismantoro
4
MANGAN
Luas sebaran sekitar 15 ha, Kedalaman 9 meter dengan kandungan Mn total sampai 41,41 %. Kandungan 50.000 ton
Kec. Eromoko, Baturetno, Batuwarno
5
BATU GAMPING
Sumberdayanya diperkirakan sekitar 3.599 juta m3 dengan luas sebarannya 4.130 ha.
Kec. Pracimantoro, Eromoko, Giritontro, Giriwoyo, Paranggupito, Baturetno, Batuwarno, Puhpelem
6
ANDESIT
Sumberdayanya diperkirakan 1.597.677.175 m3
Kec. Selogiri, Wonogiri, Ngadirojo, Jatiroto, Manyaran, Giriwoyo
7
TRASS
Sumberdaya diperkirakan sebesar 11.027.800 m3.
Kec. Puhpelem, Bulukerto, Girimarto, Purwantoro, Manyaran
8
PASIR KUARSA
Mineral kuarsa berukuran halus sampai kasar berukuran 0,5 mm – 2 mm, luas penye- baran sekitar 50 ha dan ketebalannya mencapai 2–6 m  sekitar 1.540.000 m3
Kec. Batuwarno, Karangtengah
9
SIRTU
Berupa agregat lepas hasil proses aluvial
( di daerah aliran sungai dan dataran ) sebagai akibat rombakan gunung api sekitar 5.056.700 m3
Kec. Nguntoronadi, Puhpelem, Purwantoro, Giriwoyo, Bulukerto
10
BENTONIT
Sumberdaya Bentonit di daerah Kabupaten Wonogiri diperkirakan 1.272.727 m3.
Kec. Giriwoyo
11
TANAH LIAT
Ketebalan layak tambang adalah 1,5 meter, luas 18.392 hektar , dengan potensi sumberdaya 329.076.050 m3.
Kec.Tirtomoyo, Puhpelem, Bulukerto, Purwantoro
12
KAOLIN
Luas sebarannya seluas 11 ha dengan volume sumberdaya 46.000 m3.
Kec. Tirtomoyo, Karangtengah
13
KALSIT
Banyak terdapat pada rekahan batugamping dan Goa-Goa yang banyak terdapat di daerah batugamping 115.000 m3
Kec. Eromoko, Pracimantoro
14
DAMAR
Ketebalan 5 cm – 20 cm, berselingan dengan batu pasir dengan ketebalan antara 10 hingga 50 cm.
Kec. Kismantoro
15
FOSFAT
Jenis Fosfat Goano . Fosfat ini terdapat di dalam rongga tubuh batu camping, terumbu atau di dasar Goa batugamping.
Terdapat di sebagian wilayah selatan Kabupaten Wonogiri
16
BATU ½ PERMATA
Jenis kalsedon , onyx, fosil kayu, agate, jasper dan ametis dengan sumber daya sekitar  65.000 m3.
Kec. Giriwoyo Karangtengah
17
OKER
Kadar Fe2O3 antara 10,11%- 15,76 %, Kadar TiO2 antara 0.85 % - 0,89 % dan Kadar AI2O3 sebesar 16, 29 % - 20,60 % dengan luas sebaran 20 ha.
Kec. Tirtomoyo Karangtengah
18
TUF
Merupakan pengendapan material piroklastik yang berukuran pasir dengan sumberdaya 640.500 m3
Kec. Wonogiri, Eromoko, Wuryantoro, Nguntoronadi
19
DASIT
Batuan beku dengan komposisi kuarsa lebih dari 10% dan kristal berbutir halus, perkiraan sumberdaya 466.000 m3
Kec. Wonogiri, Selogiri
20
DIORIT
Batuan beku dengan komposisi kuarsa lebih dari 10% dan kristal berbutir kasar, perkiraan sumberdaya 2.000.000 m3
Kec. Selogiri

Kekayaan alam ini semoga membawa manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat Wonogiri. 
Share:

Definition List

Unordered List

Support